Unreasonable fear

sering kita terkadang takut, takut tanpa alasan yang jelas, rasa takut yang kadang mengusik..

Takut tiba2 ditipu orang, takut tiba2 rugi, takut salah hitung keuntungan, takut mengecewakan pelanggan, takut …..

Yang studi, ntah takut kalau belajar kita ga bermanfaat, takut nilai ipk ga sesuai target, takut dosen tiba2 ga bantu kita, takut jika saat ujian akhir mental down, takut jika sakit saat waktu yg ga diinginkan, dan takut2 yang lainnya.

Takut, الخوف ( al- khouf ) sepertinya memang sesuatu yang sudah tertanam di hati kita. Dan ternyata, keadaan kita saat takut itu lah yang akan diuji. (QS 1:155)
Mungkin, saat ketakutan ini datang, siapa yang kita mintai tolong? Apakah Allah atau malah dukun?

Mungkin saat takut bisnis halal kita akan bangkrut, kita tetap berusaha cari yang halal apa tidak? Atau malah pindah ke yg haram krn lebih gampang?

Mungkin saat takut datang, kita malah menangis didepan orang, bukan malah menangis meminta ampun Tuhan?

Sejauh ini, kita sentuh yg terkait urusan dunia kita. Normal.

Disisi lain, mgkin kita harus juga punya ketakutan kalau ibadah kita tidak diterima oleh Allah. Yang akan membuat kita terus menerus untuk mengoreksi diri; apakah ibadah saya ini diterima Allah? Apa niat saya sudah benar? Kalau yg kmren ga diterima Allah krn niat saya masih kotor, berarti saya hrus lbh berusaha, lebih keras, lebih bersih, ga riya’, dlsb.

Karenanya, pasti kita lebih sering minta ampunan Allah, sering minta petunjuk Allah. Bukankah ini yg selalu kita baca di Al-Fatihah, di ayat ke 5? Setiap hari, wajib 5 kali kita sholat, 17 kali kita baca. “Meminta petunjuk”. Agar kita tak jauh dari petunjuknya, agar kita tak jauh dari rahmatnya, agar kita dikembalikan ke jalannya kalau kita salah, agar semua yg kita kerjakan tak sia2 dan diterimaNya. Begitu selalu, setiap melangkah, kita ingin semua diterimanya, dengan rahmatnya, dibawah petunjuknya. Karena kalau tak begitu, apalah arti hidup ini?

Berikutnya, Ketakutan bahwa kita akan mati tidak membawa bekal amal jariah yg banyak, jadi kita lebih termotivasi utk usaha lebih, utk membuat ladang2 amal, melebihi siapapun. Karena ini, psti tidak ada waktu berleha-leha, atau waktu bersenang-senang yang tak terarah. Bersenang senang saat amalan kurang. Beda dengan org yang banyak amalnya, mgkin pantas utk bersenang senang atas kerja kerasnya dan berharap Allah akan lipatkan pahalanya nanti di akhirat.

Berikutnya, ketakutan hati ini mengeras. Hati mengeras itu apa? (QS 2:74)

Mungkin, efek “Hati mengeras”, yang tak bergetar tak takut lagi akan pedihnya siksa atas dosa-dosa, siksa Kubur, siksa Kiamat, azab dunia akhirat. Hati mengeras, tak ada getaran hati saat mendengar ceramah agama, atau saat dinasehati orang lain. Hati mengeras, tak ada getaran saat membaca Al-Quran, hambar rasanya saat sholat, dlsb. Mudah2an kita tidak termasuk kepada golongan ini.

Mudah2an Allah berikan kita karunianya, agar kita tetap di jalanNya, agar hati kita tak bisa jauh dari kalamNya, agar hati kita bersih dan mudah untuk hidup di dunia ini dengan petunjukNya dan mudah utk kembali ke sisinya nanti dengan ridhoNya.

In conclusion, “management of fear” sangat dibutuhkan, dan perlu diarahkan. Dengan memenej rasa takut, kita harus bisa mengarahkan ke perasaan2 takut yang positif (takut siksa neraka, karenanya takut berbuat zina, dlsb.) bukan takut hanya takut, tapi tidak membuat kita bergerak utk mengatasinya.

Dengan memenej rasa takut, utk takut yg negatif (takut miskin, takut bangkrut, dlsb), kita tutupi dengan keyakinan (taqwa) kepada Allah bahwa Allah akan mencukupi kita, sepanjang kita taat, dan kita meminta kepadaNya terus menerus perlindungan agar selalu dalam rahmatnya. Pastinya, kita tetap harus berusaha mencari nafkah yg halal dengan usaha yang keras.

Ada yg pernah bulang, “i dont believe hard work will bring to success. But, i believe that hard work is an engredient to get Allah’s ridho to be success.”

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s